Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Maha suci Allah yang telah menciptakan mahluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah, perkenankanlah kami merangkaikan kasih sayang yang Kau ciptakan diantara kami untuk mengikuti Sunnah Rasul-Mu dalam rangka membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Save The Date
Jum'at, 27 Maret 2026
07.00 WIB
Tamansari, RT 03 RW 05, Tamanwinangun, Kec Kebumen, Kab kebumen
Jum'at, 27 Maret 2026
09.00 WIB - Selesai
Tamansari, RT 03 RW 05, Tamanwinangun, Kec Kebumen, Kab kebumen
Sabtu, 28 Maret 2026
08.00 WIB - Selesai
Darusaalam Bandung RT001/002 Kec. Kebumen Kab. Kebumen Jawa Tengah Indonesia
Our Gallery
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
"
Ar Ruum;21
Perjalanan Cinta Kami
Aku masih ingat pertama kali bertemu dengannya di bangku SMP. Waktu itu kami hanya teman satu angkatan, masih muda dan belum mengerti banyak tentang apa yang dimaksud dengan cinta. Tapi, ada sesuatu yang aneh saat aku melihatnya, sesuatu yang menarik dan membuat aku merasa nyaman, meskipun hanya berbicara soal hal-hal kecil. Lalu kami menjadi hubungan asmara namun tidak bertahan lama hanya 6 bulan, tapi kita tetap berteman baik.
Lalu, masuk SMA, dan semuanya mulai berubah. Kami sempat berpisah sekolah yang lumayan jauh jaraknya, tapi perasaan itu tetap ada. Kadang, aku merasa dekat dengannya, lalu tiba-tiba kami merasa jauh. Komunikasi kami jadi seperti naik turun, putus nyambung. Ada banyak hal yang tak berjalan seperti yang kami harapkan, dan aku tahu kami berdua merasa bingung, apakah ini benar-benar cinta atau sekadar dorongan remaja yang datang dan pergi. Namun, meskipun sering tidak bertemu, kami tetap berkomunikasi tidak sering, tapi selalu ada momen yang membuat kami saling mencari kabar. Sepertinya, hubungan ini memang tidak bisa lepas begitu saja, meski kami mencoba.
Saat kuliah datang, kami semakin sibuk dengan dunia masing-masing pertemuan kami semakin jarang. Aku tahu, dia pun sibuk mengejar mimpinya, dan aku dengan cara yang sama. Namun, meskipun begitu, ada perasaan yang tidak bisa disembunyikan, bahwa setiap kali kami berbicara, entah itu lewat pesan atau sekadar menyapa di media sosial, ada sesuatu yang mengikat kami lebih kuat dari sebelumnya. Kami seolah saling mengetahui apa yang sedang dipikirkan, meski hanya sekadar mendengar suara atau melihat wajah lewat layar.
Tahun-tahun berlalu, dan ketika kami mulai bekerja, dunia kami mulai bertemu lagi. Rasanya, setelah sekian lama, tak ada yang lebih tepat daripada ini. Kami berdua sudah tumbuh, sudah mengalami banyak hal, dan sekarang dengan segala pengalaman yang ada perasaan itu kembali. Tidak ada lagi keraguan, tidak ada lagi pertanyaan-pertanyaan besar. Hanya rasa saling memahami yang semakin kuat, rasa nyaman yang semakin mendalam, seolah-olah kami sudah melalui semua yang ada di dunia ini bersama, meskipun kami tidak selalu berada di tempat yang sama.
Dan di tahun 2026, kami akhirnya memutuskan untuk menikah. Rasanya, ini bukanlah keputusan yang dibuat dengan terburu-buru. Kami tahu bahwa perjalanan kami jauh, penuh rintangan, dan tidak selalu indah. Tapi, setiap momen yang kami jalani dari masa SMP, SMA, kuliah, hingga bekerja membuat kami yakin bahwa inilah yang tepat. Aku merasa, tidak ada lagi yang lebih aku inginkan selain menghabiskan sisa hidupku bersamanya.
Amplop Digital
Doa restu keluarga, sahabat, serta rekan-rekan semua di pernikahan kami sudah sangat cukup sebagai hadiah, namun jika memberi merupakan tanda kasih, kami dengan senang hati menerimanya dan tentunya semakin melengkapi kebahagiaan kami.
"Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan do'a restu kepada kedua mempelai
"
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kirimkan Ucapan