Di semesta ini tak ada yang kebetulan, Tuhan tak menciptakan kebetulan, karena kita berjalan dalam rencana-Nya yang sangat sempurna. Begitu pun dengan cara kami berjumpa, Hanya dikenalkan melalui sosial media oleh teman kami di masa sekolah yang menjadi awal dari kisah panjang perjalanan asmara kami. Sempat tak saling sapa, tak saling jumpa, tak bertukar cerita beberapa masa, Kota kecil (2021) kembali pertemukan dalam keadaan tak terduga.
Cerita ini tidak lagi menarik jika saja hubungan kami terjalin begitu saja. Jangan tanyakan pada kami tentang rindu, 1 tahun kami saling menunggu. Dia dengan Dunia nya, Aku dengan Dunia Ku. Tak menampik jika kami sering tak tahu arah tentang hubungan ini, seolah sering jadi tanya, "Mau dibawa ke mana?". Terkadang perbedaan pendapat sering menjadi godaan bagi kami buat tak saling bicara, saling mendiamkan, dan ego kami ingin dimenangkan. Sikap ini yang terkadang memuakkan bagi satu sama lain, tapi seolah itulah yang harus kami hadapi untuk menjadi dewasa, untuk dapat menerima semua kurang semua lebih tanpa mengurangkan, tanpa melebihkan.
