Kami, dua manusia dengan segala kurang dan rapuh yang bertemu di perjalanan takdir-Nya. **Berawal dari percakapan sederhana di sosial media, tumbuh menjadi rasa terikat Selamanya*. *
Seperti pecahan kaca, kami saling merangkai, menembus sekat hingga dekat. *Jatuh cinta kali ini membuat kami merasa utuh dan tumbuh.*
Jika perjalanan ini harus di ceritakan dari awal, mungkin tak akan selesai dalam sekali ucap. Ragu pernah menjadi bayang, tapi keteduhan dan sandaran adalah penolong dalam genggaman. Kini *kami adalah Tuan dan Puan* dengan sisi ego dan kosong yang *bertapak diatas permulaan menuju Tujuan.* Bersama kami berlayar.