F
I
Tidak ada yang kebetulan dalam setiap pertemuan. Kita mungkin tidak bisa memilih kepada siapa hati akan jatuh cinta, tetapi terkadang semesta punya caranya sendiri untuk mempertemukan dua hati. Semuanya berawal dari niat baik seorang teman yang ingin mempertemukan kami. Ia kemudian memberanikan diri untuk menghubungiku dan mengajak bertemu. Dari sebuah pesan dan pertemuan sederhana, dimulailah sebuah cerita yang tak pernah kami sangka akan sepanjang ini.
Dari pertemuan itu, tumbuh rasa nyaman yang membawa kami pada sebuah komitmen. Sebelum ia berlayar, kami memutuskan untuk memulai sebuah hubungan. Dua tahun kami menjalani hubungan jarak jauh tanpa pertemuan, hingga akhirnya ia pulang dan kami kembali dipertemukan, meski hanya untuk beberapa hari. Setelah itu, lautan kembali memisahkan kami. Hari demi hari, tahun demi tahun, kami belajar tentang rindu, kesabaran, dan arti bertahan. Perjalanan ini tidak selalu mudah. Ada keraguan, perpisahan, dan berkali-kali kami mencoba melepaskan. Namun, setelah lebih dari tujuh tahun perjalanan, hati kami selalu menemukan jalan untuk kembali.
Setelah kembali dari pelayarannya, ia datang ke rumah dengan niat yang lebih serius. Bukan lagi sekadar tentang pertemuan dan perpisahan, melainkan tentang sebuah kepastian. Dua keluarga dipertemukan, niat baik disampaikan, dan sebuah keputusan besar pun diambil: membawa hubungan ini menuju pernikahan.