A
T
‎Segalanya bermula pada tahun 2014, saat kami dipertemukan di bangku sekolah. Saat itu, kami hanyalah dua insan yang duduk di kelas yang sama, berteman biasa, tanpa pernah menyangka bahwa perkenalan sederhana itu akan menjadi awal dari sebuah kisah panjang.
‎Waktu berjalan, kami pun berpisah untuk mengejar cita-cita masing-masing. Jarak dan kesibukan membuat kami menjalani kehidupan kami sendiri. Namun, takdir ternyata masih menyimpan rencana-Nya.
‎Pada tahun 2020, Allah kembali mempertemukan kami dalam keadaan yang berbeda. Kami mulai dekat, dan memutuskan untuk berkomitmen. Sejak saat itu, perjalanan kami dipenuhi dengan lika-liku. Tangis dan tawa silih berganti, perjuangan demi perjuangan kami lalui. Terlebih, kami harus menjalani hubungan jarak jauh yang menguji kesabaran, kepercayaan, dan keikhlasan kami. ‎Bukan perjalanan yang mudah, namun setiap ujian justru mengajarkan kami arti bertahan dan saling menguatkan. ‎
‎Setelah melalui perjalanan yang panjang, pada tahun 2026 kami dipertemukan kembali. Di tengah berbagai keraguan dan rintangan, kami memilih untuk tidak menyerah. Kami menyimpan harapan dalam doa-doa yang diam-diam kami panjatkan, percaya bahwa apa yang ditakdirkan untuk bersama akan selalu menemukan jalannya. ‎Ternyata benar, Allah selalu mendengar doa yang diucapkan dengan sungguh-sungguh.
‎Dan di akhir tahun ini, dengan penuh keyakinan dan niat karena Allah, dia datang ke rumah untuk melamar. ‎Kurang lebih sebulan setelah lamaran tersebut, dia membulatkan tekadnya untuk menyempurnakan separuh agama, dan menjadikan kisah ini abadi dalam ikatan pernikahan.