Agil & Hanifah
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
Terlalu panjang jika harus diceritakan dari awal… Karena cinta kami bukan tentang bagaimana semuanya dimulai, melainkan tentang bagaimana kami bertahan. Kami hanya dua insan biasa, yang ditakdirkan untuk saling menggenggam – melewati badai, menikmati pelangi, hingga sampai di titik ini.
Ribuan tangis Jutaan tawa Menjadi saksi bagaimana kata “yakin” terus kami ucapkan untuk menguatkan hati yang sempat rapuh. Bukan sekadar janji yang terucap, tapi langkah yang terus bergerak. Bukan hanya kata yang indah, namun pengorkan yang nyata. Hingga pada suatu hari yang penuh haru, kami mempertemukan dua keluarga, menyatukan doa-doa dalam satu restu.
Tidak selalu mudah. Tidak selalu setenang yang terlihat. Namun kami memilih percaya bahwa Sang Maha Cinta tak pernah salah menuliskan takdir. Dengan segala harap dan pasrah, kami menanti hari di mana sebuah janji suci akan terucap, mengikat dua jiwa dalam satu arah.
