A
D
Enam tahun menuntut ilmu diatap yang sama, tanpa menyapa. Hingga waktu menemukan kami tanpa rencana, diwaktu yang sederhana dalam keadaan yang biasa saja. Tidak ada yang istimewa saat itu – hanya dua orang yang saling mengenal, berbagi cerita, dan perlahan saling merasa nyaman. Hari-hari berlalu, percakapan kecil berubah menjadi kebiasaan, tawa ringan menjadi rasa yang lebih dalam. Dari yang awalnya biasa saja, tumbuh menjadi sesuatu yang tak lagi bisa diabaikan.
Perjalan kami tidak selalu mudah, ada jarak yang memisahkan, ada ego yang harus diredam, dan ada masa dimana semuanya tidak pasti. Kami pernah berada dititik lelah, mempertanyakan apakah layak diperjuangkan. Kami belajar bahwa cinta bukan hanya tentang bahagia tapi juga tentang memilih untuk tetap tinggal – bahkan disaat keadaan tidak baik-baik saja. Cinta bukan tentang siapa yang paling sempurna, tapi siapa yang tetap bertahan.
Hingga akhirnya kami sampai pada titik ini – bukan karena semuanya selalu mudah, tapi karena kami tidak pernah benar – benar berhenti berjuang. Kami memilih satu sama lain, lagi dan lagi.
Kini, dengan penuh keyakinan dan rasa syukur kami melangkah ke babak baru dalam hidup kami. Mengikat janji suci dalam pernikahan, bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk selamanya – dalam suka maupun duka. Karena Pada Akhirnya rumah bukanlah sekedar tempat.. Melainkan seseorang yang selalu kita pilih untuk pulang.