Tak ada yang menyangka bahwa sebuah pertemuan kami berdua, yang berawal dari Pertemanan akan menjadi awal dari segalanya. Di antara miliaran kemungkinan, semesta memilih untuk mempertemukan kami dalam satu waktu yang tak terduga, tidak ada yg kebetulan dalam setiap pertemuan kerana semua telah Allah tetapkan dengan sebaik – baiknya Takdir.
Kami mengerti, tidak semua jalan berjalan mudah, dan tidak setiap doa dijawab secepat harapan. Namun di setiap jeda, kami belajar percaya pada Sang Maha Cinta yang selalu tahu ke mana hati harus pulang. Kami meyakini bahwa takdir terbaik selalu menemukan jalannya. Kini, dengan penuh syukur, kami menantikan hari sakral ketika dua jiwa dipersatukan dalam satu ikatan suci.
Perjalanan ini tidak hanya dipenuhi bahagia, tetapi juga air mata, ragu, dan waktu yang menguji keyakinan. Ada saat langkah terasa berat, namun cinta selalu menemukan jalan untuk menguatkan. Kami bertahan bukan karena semuanya mudah, melainkan karena doa yang tak putus, hati yang tetap memilih, dan keyakinan bahwa setiap luka akan bermuara pada restu. Hingga akhirnya, dua keluarga dipersatukan dalam harap yang sama.
Jika perjalanan ini harus diceritakan dari awal, mungkin tak akan selesai dalam sekali ucap. Sebab bagi kami, cinta bukan sekadar tentang pertemuan, melainkan tentang memilih tetap tinggal saat banyak alasan untuk pergi. Kami hanyalah dua manusia biasa, dengan segala kurang dan rapuhnya, yang terus belajar saling menjaga. Dalam setiap musim, kami percaya takdir mempertemukan bukan hanya untuk singgah, tetapi untuk saling menguatkan.