D
H
Di dunia yang luas ini, kami percaya bahwa tidak ada pertemuan yang benar-benar kebetulan. Bukan karena bertemu lalu berjodoh, tapi karena berjodoh maka kami dipertemukan. Tuhan mempertemukan kami pada waktu yang tepat dengan cara yang sederhana, namun bermakna.
Banyak yang berkata bahwa jatuh cinta adalah hal yang sederhana. Namun, tetap saling memilih di tengah badai, menjaga di saat rapuh, dan bertahan ketika dunia meminta menyerah—itulah cinta yang sesungguhnya. Jika perjalanan ini harus diceritakan dari awal, mungkin tak akan selesai dalam sekali ucap. Sebab bagi kami, cinta bukan sekadar tentang pertemuan, melainkan tentang memilih tetap tinggal saat banyak alasan untuk pergi. Kami hanyalah dua manusia biasa, dengan segala kurang dan rapuhnya, yang terus belajar saling menjaga. Dalam setiap musim, kami percaya takdir mempertemukan bukan hanya untuk singgah, tetapi untuk saling menguatkan.
Perjalanan ini tidak hanya dipenuhi bahagia, tetapi juga air mata, ragu, dan waktu yang menguji keyakinan. Ada saat langkah terasa berat, namun cinta selalu menemukan jalan untuk menguatkan. Kami bertahan bukan karena semuanya mudah, melainkan karena doa yang tak putus, hati yang tetap memilih, dan keyakinan bahwa setiap luka akan bermuara pada restu. Hingga akhirnya, dua keluarga dipersatukan dalam harap yang sama.
Sebentar lagi, kisah ini akan melangkah ke babak baru—saat dua perjalanan menjadi satu tujuan, dan dua hati berjalan bersama dalam naungan cinta-Nya. Bukan hanya awal dari lembaran baru, namun juga peneguh cinta yang ingin kami jaga selamanya dalam ikatan pernikahan. Inilah janji kami untuk hari ini dan selamanya. Doakan kami, agar setiap langkah ke depan selalu dipeluk oleh lembutnya takdir, dikuatkan oleh kasih Sang Maha Cinta, dan diberkahi kebahagiaan yang tak lekang oleh waktu.