Tak ada yang menyangka bahwa kisah ini berawal dari seorang teman. Azhar pertama kali mengenal Divva melalui foto yang diunggah temannya. Rasa penasaran itu membuat kami saling mengikuti di Instagram, meski saat itu kami belum pernah bertemu. Tak lama kemudian, sebuah pesan sederhana masuk. Knock knock. Who’s there? Egg. Eggcited to be date with you. Sederhana, lucu, dan menjadi awal dari cerita panjang kami
Seiring berjalannya waktu, obrolan sederhana berubah menjadi rasa nyaman. Pada tanggal 20 November 2024, Azhar mengungkapkan perasaannya dengan membawa buket mawar merah dan boneka dinosaurus besar yang kemudian diberi nama Deku. Hari itu menjadi awal perjalanan kami sebagai sepasang kekasih.
Setelah melalui berbagai cerita, tawa, dan proses saling mengenal, kami semakin yakin bahwa hubungan yang baik bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melainkan tentang saling menerima, menghargai, dan bertumbuh bersama. Kami belajar menjadi tempat pulang satu sama lain, saling mendukung impian, serta menguatkan di setiap langkah. Dengan doa dan restu dari kedua keluarga, kami memantapkan hati untuk melangkah menuju ibadah terpanjang dalam hidup.