Semua bermula dari sebuah nama yang hadir lewat cerita seorang teman— dari candaan tentang perjodohan yang tak pernah kami sangka akan menjadi awal sebuah perjalanan. Lalu percakapan-percakapan kecil hadir lewat layar, membiarkan dua hati saling mengenal perlahan, hingga semesta menulis kisah itu lebih jauh dari sekadar perkenalan.
Namun perjalanan kami tidak langsung berjalan sebagaimana mestinya. Pernah ada masa di mana langkah kami memilih arah yang berbeda, membiarkan waktu membawa kami menjauh untuk sementara. Sampai akhirnya, takdir mempertemukan kami kembali— kali ini dengan hati yang lebih siap dan tujuan yang lebih pasti.
Kurang lebih dua tahun kami menjaga kisah ini, mencintai dalam jarak yang memisahkan dua kota. Menitipkan rindu pada panggilan malam, menyimpan sabar di balik perpisahan yang berulang. Kami belajar bahwa cinta tidak selalu hadir dalam kedekatan, kadang justru tumbuh paling kuat saat dua hati tetap setia meski dipisahkan ruang.
Menjelang langkah yang lebih serius, keraguan sempat datang mengetuk. Ada hati yang bertanya, apakah semua ini benar-benar akan sampai? Apakah cinta yang tumbuh dalam perjuangan mampu bertahan menuju tujuan? Namun pada akhirnya kami sadar— bukan karena semuanya mudah lalu kami yakin, tetapi karena kami yakin, maka kami memilih tetap melangkah.