I
A
Kisah kami tidak dimulai dari pandangan pertama, melainkan dari sebuah jembatan kebaikan seorang Kakak/Ipar yang mengenalkan kami berdua. Awalnya, kami melangkah dengan ragu, hanya saling menyapa sebagai dua orang asing yang mencoba membuka obrolan.Namun, semesta punya cara yang indah. Lewat setiap cerita yang terbagi dan tawa yang tercipta, kami menemukan banyak kecocokan yang tak terduga. Rasa asing itu perlahan berubah menjadi rasa nyaman, dan kenyamanan itu bertumbuh menjadi komitmen yang kuat. Kami sadar, perkenalan itu mungkin direncanakan oleh manusia, tetapi kecocokan hati kami adalah ketetapan terbaik dari-Nya
Di dunia yang luas ini, kami percaya bahwa tidak ada pertemuan yang benar-benar kebetulan. Bukan karena bertemu lalu berjodoh, tapi karena berjodoh maka kami dipertemukan. Tuhan mempertemukan dua hati pada waktu yang tepat dengan cara yang sederhana, namun bermakna.
Banyak yang bilang cinta butuh waktu lama untuk bertumbuh. Namun bagi kami, semesta punya cara yang berbeda. Perjalanan kami dimulai dari sapaan sederhana yang penuh kehangatan. Hanya dalam waktu 2 bulan, kami belajar arti menerima, memahami, dan tumbuh bersama.Kami dipertemukan karena Tuhan merestui doa-doa yang kami panjatkan diam-diam. Sejak itu, kami menyadari bahwa satu sama lain adalah bagian takdir yang telah lama dicari. Tanpa keraguan, tanpa prosesi lamaran, kami memilih melompati segala jeda untuk langsung menyatukan hati dalam ikatan suci pernikahan. Karena ketika hati sudah yakin, pelaminan adalah satu-satunya tujuan.