Cerita ini bermula pada suatu hari di bulan Juni 2025, ketika takdir mempertemukan Keyla dan Azis di hari pertama Azis bekerja di sebuah perusahaan. Sejak pertama kali melihatnya, Keyla diam-diam menaruh hati. Namun, gengsi membuatnya memilih menyimpan perasaan itu sendiri. Sekitar dua minggu kemudian, mereka mulai sering bertukar kabar melalui pesan singkat. Perlahan, rasa nyaman tumbuh di antara keduanya. Namun, semuanya berubah ketika Azis tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan. Keyla kecewa. Rasa percaya yang baru saja tumbuh pun perlahan berubah menjadi keraguan. Waktu berlalu hingga akhirnya Azis kembali menghubungi Keyla. Namun, luka yang pernah ditinggalkan membuat Keyla hanya membalas seperlunya. Menyadari perubahan itu, Azis mengajaknya bertemu dan meminta maaf secara langsung. Meski sempat ragu, ternyata masih ada sedikit rasa yang tersisa di hati Keyla. Perlahan, ia luluh dan mencoba memberikan kesempatan kedua.