P
A
Tidak pernah kami sangka, dua orang asing yang berjalan di jalan hidup masing-masing akan dipertemukan oleh semesta. Berawal dari sapaan sederhana, perasaan bertumbuh menjadi doa yang selalu di panjatkan.
Perjalanan kami tidak selalu dihiasi tawa. Ada air mata yang jatuh diam-diam, ada ego yang harus dipatahkan, dan ada luka yang mengajarkan arti bertahan. berkali-kali kami belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melainkan tentang memilih untuk tetap bertahan bersama dalam setiap ujian. Kami tidak hanya belajar mencintai, tetapi belajar menjadi pribadi yang lebih baik untuk satu sama lain.
Hari ini, dua do’a menyatu menjadi satu tujuan. Dihadapan sang Pencipta, kami mengukir janji suci dalam ikatan pernikahan.