Berawal dari sapaan sederhana, tumbuh percakapan yang tak pernah terasa membosankan. Hari demi hari, tanpa disadari, nama yang dulu biasa saja perlahan menjadi doa yang selalu ingin disebutkan. Tidak pernah kami sangka, dua orang asing yang berjalan di jalan hidup masing masing akan dipertemukan oleh semesta.
Perjalanan kami tidak selalu dihiasi tawa. Ada air mata yang jatuh diam-diam, ada ego yang harus dipatahkan, dan ada luka yang mengajarkan arti bertahan. Berkali-kali kami belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, melaikan tentang memilih untuk tetap tinggal meski telah melihat segala kekuarangannya. Dengan segala cerita yang telah kami lalui, kami memahami bahwa cinta sejati bukanlah tentang seberapa cepat menemukan pasangan hidup, melainkan tentang siapa yang tetap menggenggam tangan kita ketika hidup sedang tidak baik baik saja. Dan hati kami tetap memilih tempat yang sama, satu sama lain