Dari sebuah pertemuan sederhana, Tuhan mempertemukan kami.
Di tahun yang sama kami memilih untuk saling mengenal dan menjaga.
Jarak menguji. Hampir menyerah, tapi cinta memilih bertahan.
Rencana sempat disusun, namun waktu berkata belum.
Kami sempat berpisah, untuk saling belajar dan dewasa.
Dengan hati yang lebih kuat, kami kembali. Menjalin lagi benang yang sempat terlepas.
Sebuah lamaran. Sebuah kepastian.
Dan kini, kami siap menyatukan janji suci dalam pernikahan.
