Our Wedding Invitation
Sayyid & Rini
“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i
Nama Tamu
The Wedding of
Sayyid & Rini
Kamis, 29 Oktober 2026
S
R
“ Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya "
( Ar-Ruum ayat 21 )
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami.
The Groom
Muhammad Sayyid Abid
Putra Pertama dari
Bapak Agus Mulyono
Dan Ibu Abidatul Qoiyum
The Bride
Rini Mukhtari Alief Agustin
Putri Pertama dari
Bapak Toriq Zainul
Dan Ibu Enik Ismawati
Akad Nikah
Rabu, 28 Oktober 2026
Pukul: 07.00 WIB
Bertempat di
Dusun Klodangan RT/005 RW/002 Desa Wonojati Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan 67174
Resepsi
Kamis, 29 Oktober 2026
Bebas
Bertempat di
Dsn. Ngampir RT.02 RW.20 Ds. Sumbergedang Kec. Pandaan Kab. Pasuruan
Unduh Mantu
Kamis, 29 Oktober 2026
Pukul: 15.00 WIB-Selesai
Bertempat di
Dsn. Ngampir RT.02 RW. 20 Ds. Sumbergedang Kec. Pandaan Kab. Pasuruan
Berawal dari Sebuah Obrolan
Kami telah saling mengenal cukup lama, sekitar satu tahun sebagai teman kantor. Tak pernah terlintas sedikit pun bahwa suatu hari kami akan berjalan sejauh ini bersama. Hingga pada 30 Juni 2025, sebuah obrolan sederhana di sebuah kafe di Trawas menjadi awal dari cerita kami. Awalnya hanya sekadar nongkrong, menikmati kopi, dan berbagi cerita. Namun, dari pertemuan itu, kami menyadari bahwa ada kecocokan yang tumbuh dengan sendirinya. Sejak saat itu, kami semakin sering menghabiskan waktu bersama, mulai dari sekadar nongkrong hingga mencari makan selepas bekerja.
Jarak yang Menguji
Pada 13 November 2025, Rini memutuskan berangkat ke Jepang untuk bekerja. Rencana itu telah ada jauh sebelum kami menjadi dekat. Kami pun memulai perjalanan jarak jauh dengan harapan suatu hari nanti akan dipertemukan kembali, dan setelah dua tahun di Jepang, kami akan melangkah menuju pernikahan. Namun, Allah memiliki rencana yang jauh lebih indah dari apa yang kami bayangkan. Hanya empat bulan di Jepang, Rini memutuskan untuk pulang. Dari perjalanan yang tak pernah kami sangka, kami belajar bahwa sejauh apa pun jarak memisahkan, jika memang sudah waktunya, jalan untuk kembali akan selalu ada.
Sebuah Kesungguhan
Pada 29 Maret 2026, tepat satu minggu setelah kepulangan Rini, saya datang membawa kesungguhan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius melalui sebuah lamaran. Kemudian, pada 24 Mei 2026, kedua keluarga bertemu di rumah kami untuk menentukan tanggal pernikahan. Sejak awal, kami sepakat untuk tidak berpacaran. Kami memilih menjaga hubungan ini dengan niat baik, kesungguhan, dan harapan agar Allah senantiasa membimbing setiap langkah kami.
Menuju Hari Bahagia
Kini, 28 Oktober 2026 menjadi tanggal yang kami nantikan. Hari ketika sebuah perjalanan yang berawal dari pertemanan, obrolan sederhana, dan pertemuan yang tak direncanakan akan berlanjut menjadi sebuah ikatan pernikahan. Kami percaya, bukan tentang seberapa lama mengenal, seberapa dekat jarak, atau seberapa banyak rencana yang telah disusun, melainkan tentang bagaimana Allah menuntun dua hati untuk menemukan jalannya. Dengan penuh kerendahan hati, kami memohon doa restu agar akad pernikahan kami diberikan kelancaran, keberkahan, dan menjadi awal dari keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Our Gift
Terima Kasih
Sayyid & Rini
Kamis, 29 Oktober 2026